Pertanian

Digitalisasi Layanan Jawa Timur Raih Pengakuan, Manfaat Publik Didorong Semakin Luas

Transformasi digital di Jawa Timur mendapat pengakuan nasional setelah Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah atau TP2DD provinsi tersebut meraih penghargaan Provinsi Terbaik 2026 untuk kawasan Jawa–Bali dari Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan diterima dalam rangkaian Rakornas Pengendalian Inflasi serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah 2026 di Jakarta. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa perluasan transaksi elektronik dan pelayanan berbasis digital terus bergerak, namun fokus berikutnya diarahkan pada manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan perubahan pelayanan dari sistem manual ke elektronik. Ekosistem yang dibangun juga diarahkan untuk membuat transaksi lebih efisien, memperbaiki pencatatan, memperluas akses layanan ekonomi dan keuangan, serta membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan sistem pembayaran modern.

Kolaborasi menjadi unsur penting dalam pengembangan tersebut. Pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dunia usaha, kabupaten/kota, serta masyarakat memiliki peran berbeda dalam memastikan transformasi digital berjalan secara inklusif.

Ke depan, pekerjaan terbesar adalah menjaga agar perkembangan teknologi berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan. Penghargaan TP2DD dapat ditempatkan sebagai momentum evaluasi agar digitalisasi tidak berhenti pada pencapaian administratif, tetapi terus menghasilkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, transparan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.