Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Timur terus dipercepat untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang lebih layak. Hingga 14 September 2026, alokasi BSPS yang bersumber dari APBN tercatat sebanyak 35.344 unit rumah dan 12.371 unit di antaranya telah memasuki tahap konstruksi.
Selain alokasi pusat, usulan dari kabupaten dan kota mencapai 37.853 unit. Sebanyak 15.425 unit telah melalui verifikasi, sementara 11.995 unit sudah ditetapkan sebagai penerima. Berdasarkan pencairan senilai Rp247,42 miliar, pelaksanaan program telah mencapai sekitar 35 persen.
Penguatan koordinasi juga dilakukan agar proses verifikasi semakin akurat dan tidak terjadi penerima bantuan ganda. Jawa Timur menyiapkan desk khusus BSPS yang nantinya berfungsi sebagai pusat koordinasi dan pemantauan dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.
Di luar BSPS, penanganan rumah tidak layak huni melalui anggaran daerah turut berjalan. Sepanjang 2026, sebanyak 5.411 unit telah ditangani dari target 9.725 unit. Langkah terintegrasi ini diharapkan mempercepat peningkatan kualitas permukiman sekaligus memastikan bantuan perumahan lebih tepat sasaran.